Blog Informasi dan Pengetahuan

Akhirnya, Arsitek “Walkie Talkie” Mengaku Keliru

0

Rafael viñoly, pimpinan biro arsitek rafael viñoly architects yg merancang “walkie talkie”, pencakar langit pelumer sebuah jaguar, akhirnya mengakui kesalahan sekaligus mengungkap informasi mengejutkan. Bahwa seharusnya gedung melengkung dengan tinggi 37 lantai itu berlapis kisi-kisi horisontal yang dapat mencegah kilau sinar mentari nyatanya gagal karena desain bangunan yang tidak sinkron asumsi.

bangunan-walkie-talkie

Berita tadi dia ungkapkan pada kritikus arsitektur guardian, oliver wainwright. Gedung yg berada di 20 fenchurch street, london, inggris, tadi sebenarnya dirancang menggunakan terali horisontal. Sayangnya, fitur ini dihilangkan karena pemangkasan anggaran konstruksi.

“kami menghasilkan banyak kesalahan menggunakan bangunan ini. Dan kami akan menyelesaikan (masalah) tersebut,” ujar viñoly.

Perkara ini menggemparkan global karena diekspos berbagai media tersebut sudah ditemukan sang para arsitek dalam proses desain. Namun, kekurangan peralatan serta piranti lunak menghasilkan mereka kesulitan menganalisa impak dengan tepat. Setidaknya, begitulah pengakuan viñoly dengan nada yang kurang begitu senang terhadap awak media yang berada pada kurang lebih beliau.

Masih berdasarkan viñoly, pada tahap ke 2 desain, para arsitek sudah menyatakan bahwa, sinar surya tadi akan menyorot menggunakan suhu lebih kurang 36 derajat. “tetapi, ternyata lebih dari 72 derajat. Mereka menyebutnya menjadi ‘sorotan kematian’, sebab Jika anda ke sana, anda mungkin tewas. Hal ini sahih-benar fenomena,” ungkapnya dan dia bertanya kenapa ada orang yang.

Viñoly memang mengakui bahwa pihaknya menghasilkan kesalahan. Namun, sepertinya beliau tidak mau menjadi satu-satunya pihak yg disalahkan. Viñoly pula mengisyaratkan bahwa hal ini kemungkinan dapat terjadi karena perubahan iklim. Menurutnya, bertahun-tahun yang kemudian ketika dia datang pada london, iklimnya tidak mirip saat ini. “sekarang anda mempunyai hari-hari cerah. Jadi anda harus menyalahkan hal ini di pemanasan global jua, kan?” ujarnya dengan nada yg relatif meninggi sampai-sampai orang kurang lebih terkejut mendengarnya.

Untuk menangani duduk perkara tadi, pengembang memasang “tameng” jaring dengan tinggi 2 lantai buat menutup fasad bangunan yang dianggap dengan “walkie scorchie”. Tidak hanya pengembang, pemerintah setempat pun telah menangguhkan pengoperasian 3 daerah parkir hingga terdapat solusi tetap menangani kilau cahaya matahari yang sangat panas sekali sampai orang-orang yg berada pada gedung itu kepanasan hingga tidak tahan lagi.

Berdasarkan guardian, “walkie talkie” bukan kesalahan pertama yang didesain viñoly. Hotel vdara di las vegas amerika serikat juga mempunyai efek serupa. Bahkan, hingga membakar rambut galat satu tamu hotel.

Sumber: http://www.cariht.com