Blog Informasi dan Pengetahuan

Umroh Bersama Ayah Impian Setiap Anak Sholeh

0

Umroh Bersama Ayah adalah Impian Setiap Anak Sholeh. Kondisi ekonomi ayah biasa-biasa saja, tetapi alhamdulillah, hampir semua keperluan dapat terpenuhi. Untuk kebutuhan pendidikan, kesehatan, kendaraan atau bahkan untuk rekreasi. Dalam kondisi ekonomi yang lumayan, ayah berpegang pada prinsip kesederhanaan. Hidupnya tidak berlebihan, bahkan terkadang terkesan ketat dan tidak mengikuti perkembangan.

Suatu ketika ayah berpesan, hati-hati dengan uang, jaga dan tempatkan pada posisi yang seharusnya. Hargai uang dan berhematlah. Jangan menggunakan uang untuk kemewahan. Suatu saat kita menganggap uang Rp 10.000 tidak terlalu berguna, tetapi di saat yang lain engkau sangat memerlukan uang sejumlah itu. Jangan engkau boros dan mudah mengeluarkan untuk hal-hal yang tidak direncanakan.

Tentu saja hal tersebut berbeda dalam hal memberi bantuan. Dengan kondisi yang ada, ia cukup memberi perhatian bagi yang membutuhkan. Ia memberi perhatian kepada keluarga, teman atau untuk kepentingan sosial kemasyarakatan.

Di Pekalongan, hampir selalu ayah mendatangi undangan. Undangan pernikahan atau bahkan sunatan. Ayah juga ringan kaki untuk mendatangi orang sakit atau jika ada yang meninggal dunia.

Dalam hidupnya, tokoh Indonesia yang sangat dikagumi ayah adalah DR. M. Natsir. Ia menganggap pak Natsir sebagai teladan dan inspirator dalam membangun umat. Ayah sering mengatakan, pak Natsir itu pemimpin yang lengkap, luas ilmunya, santun perilakunya, tinggi akhlaknya, bijak kepemimpinannya, ikhlas amalnya, dan sederhana hidupnya. Pak Natsir itu satu kata dengan perbuatannya.  Travel Umroh Jakarta

Sepanjang hayatnya, ada 12 buku yang ditulis dan diterjemahkan oleh ayah. Di antaranya: 33 masalah agama, Nama-nama Islami, Tuntunan Pernikahan, Hikmah dalam Humor, Kisah dan Pepatah, Anda Bertanya Islam Menjawab. Di hari-hari akhir hayatnya, ia melihat buku yang di tulisnya, dalam keadaan yang sudah lemah dan kurang merespon. Buku-buku tersebut ia pegang sambil meneteskan air mata.

Semua buku yang ditulisnya, insya Allah, bermanfaat untuk pembacanya. Apa yang ditulisnya sebagai ilmu yang bermanfaat. Bermanfaat untuk pembaca sekarang dan yang akan datang. Satu dari 3 hal yang masih terus diberikan pahala dari Allah untuk orang yang sudah wafat. Dua lainnya ialah amal jariah dan anak-anak yang sholeh.